Gadis 14 Tahun Kerap Muntah. Bila Doktor Check Rupanya Mengandung 2 Minggu Anak Bapak.

Suatu malam di depan pintu bahagian emergency hospital, terlihat seorang wanita berdiri sambil menunjuk seorang gadis dengan wajahnya yang pucat dan pakaian yang kotor sehabis muntah. Akhirnya doktor menghampirinya dan bertanya apa yang terjadi. Wanita itu berkata: “cepat beri dia ubat, anakku dari tadi muntah tak berhenti. Aku tahu pasti dia sudah salah makan!”

Doktor memeriksa gadis itu dan berkata bahwa gadis itu perlukan pemeriksaan segera. Karana muntah yang berterusan seperti ini bukanlah tindak balas dari perut. Wanita itu dengan geram berkata: “dia itu salah makan, buat apa diperiksa lebih lanjut lagi. Doktor beri saja dia ubat mesti baik” Saat suara wanita itu mulai reda, gadis itu muntah lagi. Kali ini lebih parah karena terlihat ada cairan empedu yang keluar. Wanita itu jadi takut setelah melihat hal ini. Doktor tanpa ragu-ragu membawa gadis itu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan cepat, hasil ujian darah dan urin test keluar. Semuanya masih normal. Kecuali urin test menunjukkan wanita itu postive hamk. Artinya gadis itu sedang hamil anak seseorang. Apabila diperiksa lebih lanjut ternyata gadis ini mengalami system hamil dan kandungannya baru berusia 2 minggu.

Bila doktor tahu gadis itu baru sahaja berusia 14 tahun. Doktor pun mengajak gadis itu untuk berbincang dengan lembut. Akhirnya diketahui bahwa sang ibu setiap malam selalu keluar rumah untuk bermain kartu dan di rumah hanya ada ayah tiri dan gadis itu saja. Ayah tiri itu diketahui beberapa kali melanggar aturan, sering mengajak gadis itu tidur bersama. Gadis itu tak mengerti akan hal seperti ini. Selain merasa jijik, hal ini tidak menarik perhatiannya. Ia juga tidak mencari pertolongan kepada orang lain. Dengan persetujuan dari sang gadis, akhirnya dokter melaporkan hal ini kepada polisi. Sang ibu yang mengetahui hal ini merasa kesal sekali.

Usia 14 tahun sudah bisa hamil? Banyak orang merasa ini aneh. Setelah masa puber, fungsi reproduksi dari seorang gadis akan perlahan menjadi semakin matang. Setelah mengalami masa menstruasi, fungsi dari ovarium (indung telur) juga perlahan akan mulai berkembang menjadi matang dan mulai berovulasi. Dan pada masa ini seorang wanita sudah bisa hamil kira-kira pada usia 16 tahun. Namun karena adanya perbedaan kondisi tubuh setiap wanita, jadi ada yang lebih cepat, ada juga yang lebih lambat.

Untuk mengetahui kemungkinan seorang wanita hamil, dilakukan tes darah HCG. Dan dari hasil perbedaan HCG itulah dilihat perbedaannya. Hasil tes akan dilihat dari jumlah HCG seseorang untuk menentukan apakah dia hamil atau tidak. Hasil tes HCG dikatakan lebih tepat dibanding hasil tes urin. Agar terhindar dari masalah serupa, perlulah sebagai orang tua mengajarkan pendidikan seks sejak dini kepada anak agar mereka mengerti dan bisa menjaga diri mereka sendiri.

Sumber: how

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *